Browse » Home » All posts
|
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan
Yang Maha Esa, karena dengan karunianya penulis dapat menyelesaikan makalah
ini. Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan kepada
pembaca tentang Organisasi Kurikulum.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh
dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat
membangun selalu kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, kami sampaikan terima kasih kepada
semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal
sampai akhir. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa meridhoi segala usaha kita.
Amin.
Watampone,27
April 2012
PENYUSUN
DAFTAR ISI
Kata Pengantar ....................................................................................... i
Daftar isi ................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ........................................................................... 1
B. Rumusan Masalah ....................................................................... 1
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian
Organisasi Kurikulum ............................................... 2
B. Bentuk-bentuk
Organisasi Kurikulum ........................................ 3
C. Kegunaan
Organisasi Kurikulum ................................................ 8
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan ................................................................................. 10
B. Saran ........................................................................................... 10
Daftar pustaka
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
kita telah
pahami bahwa kurikulum merupakan sesuatu yang sangat diperlukan dalam dunia
persekolahan. Tanpa adanya sebuah kurikulum, dipastikan proses pendidikan tidak
akan terarah dan dapat mencapai tujuan yang diharapkan. Guru akan kesulitan menjabarkan urutan dan
cakupan materi pembelajaran yang ditempuhnya, proses pembelajaran yang
diselenggarakan, alat/media yang digunakan, penilaian yang perlu dilakukan,
dsb. Salah satu hal yang penting
kurikulum adalah organisasi kurikulum itu sendiri. Organisasi kurikulum
adalah struktur program kurikulum yang
berupa kerangka umum program-program pengajaran yang akan disampaikan kepada
murid (Nurgiyantoro, 1988:111)
Ada berbagai pengorganisasian kurikulum
yang isinya mengupas bagaimana bentuk bidang studi harus disajikan didepan
kelas yang konsekuensinya akan diikuti oleh tindakan bagaimana cara memilih
bahan ajar dan cara menyajikan serta cara mengevaluasinya.
Dalam organisasi kurikulum terdapat
ciri-ciri yang dapat membedakan antara satu organisasi kurikulum dengan lainya,
disamping itu dalam setiap atau pula organisasi kurikulum mempunyai keunggulan
dan kelemahan masing-masing baik yang bersifat teoritis maupun dalam hal-hal
yang praktis.
B.
Rumusan
masalah
1. Apa
pengertian organisasi kurikulum?
2. Bagaimanakah
bentuk-bentuk organisasi kurikulum?
3. Apa
sajakah kegunaan organisasi kurkulum?
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Pengertian
Organisasi Kurikulum
Organisasi kurikulum adalah struktur program
kurikulum yang berupa kerangka umum program-program pengajaran yang akan
disampikan kepada murid1.
Setiap organisasi kurikulum ditandai dengan ciri
yang tidak banyak tetapi bersifat asasi yang dapat membedakannya dari
organisasi yang lain. Disamping adanya ciri lain yang bersifat esensial tetapi
ciri tersebut tidak terikat kepada satu jenis organisasi melainkan dapat
berlaku pula bagi jenis oranisasi lainya. Sebagai contoh: ciri esensial
kurikulum activity ialah bahwa semua aktivitas direncanakan secara kooperatif,
ciri ini berlaku juga bagi organisasi Cure Curriculum, bahwa ada pada subyek
mater Curriculum, oleh karena itu ciri esensial bahan untuk membedakan
jenis-jenis organisasi kurikulum setiap organisasi kurikulum mempunyai kekhasan
sendiri, memiliki tuntunan sendiri seperti tuntunan terhadap guru, alat
pelajaran, administrasi sekolah dan tuntutan-tuntutan lain untuk pelaksanaan
kurikulum tersebut.
Dalam organisasi kurikulum ada beberapa faktor yang
perlu diperhatikan yakni: ruang lingkup (scope), urutan (seguence) dan
penempatan bahan (grade placement).
Yang dimaksud ruang lingkup adalah keseluruhan
materi pelajaran dan pengalaman yang akan diberikan dari suatu bidang/ mata
pelajaran atau dari suatu pokok bahasan tertentu. Urutan bahan adalah
penyusunan bahan pelajaran menurut aliran tertentu. Dan penempatan bahan
pelajaran adalah penempatan sesuatu atau beberapa bahan pelajaran untuk kelas
tertentu, misalnya: pokok bahasan IPS di SD kelas I tentang lingkungan tempat
tinggal, lingkungan sekolah kemudian untuk kelas IV tentang lingkungan
propinsi, kekayaan propinsi.
B.
Bentuk-bentuk
organisasi kurikulum
Tiap-tiap bentuk organisasi kurikulum mempunyai
kelemahan dan kelebihan baik yang bersifat praktis maupun teoritis. Dan organisasi
kurikulum tersebut ditandai ciri-ciri yang dapat membeadakan satu organisasi
dengan yang lainya, bentuk-bentuk kurikulum meliputi:
1.
Separate Subject Curriculum/ subjek
matter curriculum
Separate Subject
Curriculum adalah organisasi isi pendidikan dalam bentuk mata pelajaran yang
disajikan dan diberikan kepada para siswa secara terpisah-pisah satu sama lain
dan diajarkan dengan pembatasan bahan serta waktu yang telah ditentukan dahulu3.
Sekalipun hakikat isinya ada relasi antara satu mata pelajaran dengan yang
lainya
1) Ciri-ciri
yang membedakan
a) Mata
pelajaran yang diklsifiakasikan serta diorganisasikan sesuai dengan bidang
keilmuan/ pengetahuan ilmuan tujuan utama organisasi kurikulum ini telah
mengembangkan kapasitas belajar untuk menguasai fakta, konsep yang terdapat
dalam mata pelajaran.
b) Tekanan
yang diberikan dalam subject matter dan penyajian isi pelajaran dan teknik
pemberian penjelasan
2) Ciri-ciri
esensial
a) Mata
pelajaran dapat diwajibkan bagi semua siswa
b) Mata
pelajaran umumnya bersifat konstan (tetap) tidak banyak berubah-ubah
c) Tuntutan
mata pelajaran yang sama tidak berarti pengalaman yang sama bagi siswa.
d) Perencanaan
program pelajaran disusun terlebih dahulu4
3) Kelebihan
organisasi subjek matter curriculum
a) Bahan
pelajaran disusun secara logis dan sistematis
b) Organisasi
kurikulum ini sederhana mudah ditambah dikurangi jumlah pelajaran yang
diperlukan
c) Kurikulum
ini memudahkan guru dalam melaksanakan pengajaran
d) Penilaian
lebih mudah
4) Kekurangan
organisasi subjek matter curriculum
a) Kurikulum
ini cenderung statis dan ketinggalan dari perkembangan zaman
b) Mata
pelajaran terlepas-lepas sayu sama lain hal ini tidak sesuai dengan kenyataan
kehidupan yang sebenarnya
c) Tidak
atau kurang memperhatikan masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari
d) Dari
sudut psikologi kurikulum demikian mengandung kelemahan: banyak terjadi
verbalitas dan menghafal serta makna tujuan pelajaran kurang dihayati oleh
anak-anak5
2. Corelated
curriculum merupakan bentuk organisasi yang menghubungkan antara satu mata
pelajaran dengan mata pelajaran yang lain, hubungan ini dapat dilakukan baik
secara sewaktu ataupun diupayakan6
1) Ciri-ciri
Corelated curriculum
a) Mata
pelajaran dikorelasikan satu sama lain
b) Sudah
mulai adanya usaha untuk relevansikan pelajaran dengan masalah kehidupan
sehari-hari, kendatipun tujuannya masih tetap penguasaan pengetahuan.
c) Metode
penyampaianya dengan menggunakan korelasi kendatipun masih banyak kesulitan
yang dihadapi
d) Peranan
guru kendatipun masih memegang peranan aktif.
2) Keuntungan
Corelated curriculum
a) Korelasi
memajukan integrasi pengetahuan pada murid-murid
b) Minat
murid bertambah apabila ia melihat hubungan antara mata pelajaran-pelajaran
c) 3.
Pengetahuan murid tentang sesuatu hal lebih mendalam, bila didapat penjelasan
dari berbagai mata pelajaran
d) Korelasi
memberikan pengertian lebih luas karena diperoleh pandangan dari berbagai sudut
dan tidak hanya dari sudut mata pelajaran saja
e) Korelasi
memungkinkan murid-murid menggunakan pengetahuannya lebih luas
f) Korelasi
antar pelajaran lebih mengutamakan pengertian dan prinsip-prinsip daripada
pengetahuan dan fakta-fakta
3) Kelemahan
Corelated curriculum
a) Tidak
memberikan pengetahuan yang sistematis dan mendala mengenai berbagai mata
pelajaran
b) Pelaksanaan
masih banyak guru yang masih mempunyai orientasi pada mata pelajaran atau disiplin
ilmu
c) Ada
mata pelajaran meskipun diberikan dalam bentuk korelasi atau fungsi
3. Intregated
Curriculum
Dalam
bentuk kurikulum ini batas-batas anatar semua mata pelajaran sudah tidak
kelihatan lagi, semua mata pelajaran sudah dirumuskan bentuk masalah atau unit.
Jadi semua mata pelajaran telah terpadu sebagai satu kesatuan yang bulat.
1) Ciri-ciri
Intregrated curriculum
a) Berdasarkan
pada filsafat demokrasi
b) Berdasarakan
pada kebutuhan, minat dan tingkat perkembangan atau pertumbuhan siswa
c) Sistem
penyampaian menggunakan sistem pengajaran unit baik unit pengalaman (experience
unit) atau unit pelajaran (subject matter unit)
d) Peranan
guru sama aktifnya dengan peranan murid, bahkan peranan murid lebih menonjol
dalam kegiatan belajar dan mengajar, dimana guru bertidak sebagai pelaku
pembimbing8
2) Keunggulan
Intregrated curriculum
a) Segala
hal yang dipelajarai dalam kurikulum unit bertalian erat satu sama lain
b) Kuriklum
ini sesuai dengan teori-teori tentang belajar yang mendasarkan berbagai
kegiatan pada pengalaman, kesanggupan, kematangan dan minat anak
c) Dengan
kurikulum ini lebih dimungkinkan adanya hubungan yang lebih erat antara sekolah
dan masyarakat karena masyarakat dapat dijadikan laboratorium tempat anak
melakukan kegiatan prakek
3) Kelemahan
Intregrated curriculum
a) Kurikulum
bentuk unit tidak mempunyai organisasi yang logis dan sitematis
b) Para
guru tidak dipersiapkan untuk menjalankan kurikulum bentuk unit
c) Pelaksanaan
kurikulum bentuk unit juga amat repot, hal ini disebabkan masih kurangnya
berbagai peralatan, sarana dan prasarana yang dibutuhkna berbeda dengan
sekolah-sekolah biasa
d) 4.
Dengan kurikulum bentuk unit itu tidak dimungkinkan adanya ujian umum.
4. Core
Curriculum
Bentuk
kurikulum ini bertujuan mengembangkan integrasi, melayani kebutuhan siswa dan
meningkatkan keaktifan belajar serta hubungan antara kehidupan dan belajar. Dilihat
dari sejarahnya bentuk kurikulum ini muncul atas dasar pemikiran bahwa
pendidikan memberikan tekanan kepad 2 aspek yang berbeda yakni:
a) adanya
reaksi terhadap mata pelajaran teori yang bercerai berai yang mengakumulasikan
barang pengetahuan
b) perubahan
konsep mengenai peranan sosial pendidikan di sekolah Dengan ini semua ,
mengorganisasi mat pelajaran dalam suatu inti yang mempersatukan banyak bahan
pelajaran merupakan cara yang dapat mempengaruhi isi mata pelajaran dengan
makna yang lebih luas.
1) Ciri-ciri
Core Curriculum
a) Core
pelajaran meliputi pengalaman-pengalaman yang penting untuk pertumbuhan dan
perkembangan siswa
b) Core
program berkenaan dengan pendidikan umum untuk memperoleh bermacam-macam hasil
c) Kegiatan-kegiatan
dan pengalaman-pengalaman Core disusun dan diajarkan dalam bentuk kesatuan,
tidak dibatasi oleh garis-garis pelajaran yang terpisah-pisah
d) Core
program diselenggarakan dalam jangka waktu yang lebih lama
e) Aktivitas
direncanakan oleh guru dengan siswa secara kooperatif
f) Ketrampilan
diajarkan kalau sudah diperlukan
2) Kelebihan
Core Curriculum
a) Siswa
dapat beriteraksi dengan masyarakat.
b) Murid
dan guru sama-sama memperoleh pengalaman belajar yang bermutu.
c) Pelajaran
menggunakan proses demokratis
3) Kelemahan
Core Curriculum
a) Teori
kurikulum inti dalam prakteknya tdak menunujukkan kesempurnaan, karena adanya
kondisi pada teori lebih dekat kepada subject matter (mata pelajaran)
b) Kurikulum
ini pada dasarnya kepada child centered, karena persoalan remaja disediakan
inti bagi Core curriculum.
C.
Kegunaan
Organisasi Kurikulum
1. Mempermudah
dalam membuat struktur pendidik dan bahan yang diajarkan
Salah satu dari
tujuan organisasi kurikulum tersebut adalah bagaimana membuat dan mempermudah
dalam struktur terhadap bahan dan pendidik. Struktur kurikulum ini diartikan
bahwa dalam pembuatan suatu pedoman perencanaan terhadap bahan yang akan
diajarkan itu memiliki pembagian yang cukup tertata dalam suatu tingkatan dalam
KBM. Dengan memiliki suatu tingkatan kurikulum diharapkan dapat mempermudah
baik kepada pengajar pada khususnya dan terhadap bahan pelajaran yang akan
diajarkan dalam KBM
2. Mempermudah
pencapaian tujuan baik secara jangka pendek maupun jangka panjang.
Tujuan jangka
pendek sebenarnya dalam kurikulum tersebut adalah berupa penilaian yang
dilakukan sekolah itu sifatnya berupa kuantitatif terhadap mata pelajaran yang
diajarkan disekolah. Sedangkan dalam jangka panjang tujuan tersebut memuat
bagaimana daya dan kreasi yang dimiliki yang pernah diajarkan suatu lembaga
pendidikan itu dapat diterapkan dengan baik dilingkunganya
3. Mempermudah
spesialisasi bahan yang diajarkan
Pengkhususan
bahan ajar disini diartikan sebagai suatu tindakan dimana bahan yan diajarkan
itu lebih terfokus dalam satu bidang yang menjadi bakat dan minat yang dimiliki
oleh siswa dalam proses KBM. Pengkhususan ini juga sangat penting bagi pendidik
supaya mempermudah dalam pengajaran yang akan dilakukan baik didalam kelas
maupun diliuar kelas dalam KBM
4. Mempermudah
dalam penggunaan strategi atau metode yang dilakukan oleh para pendidik
Salah satu upaya
yang dilakukan dalam organisasi kurikulum untuk mencapai tujuan tersebut dengan
menggunakan suatu strategi yang sangat penting. Strategi tersebut digunakan
sebagai upaya untuk mencapai tujuan yang ingin dicapai. Pada khususnya pada
strategi ini banyak dilakukan oleh para pendidik agar benar-benar lebih efektif
dan efisien dalam KBM
5. Mempermudah
dalam koordinasi dan kerja sama antar bagian baik pendidik ataupun mata
pelajaran yang diajarkan, dan pembuat kebijakan.
Kerjasama ini
dapat diartikan sebagai suatu tindakan yang didasarkan atas suatu kerjasama
antar berapa bagian yang saling terkait satu sama lainya. Sedangkan koordinasi
adalah suatu yang memiliki interaksi satu sama lainya yang terjadinya tidak ada
miss komunikasi satu dengan yang lainnya. Jadi kerja sama dan koordinasi ini
merupakan salah satu hal yang penting dalam organisasi kurikulum. Ini diartikan
dengan bagaimana seorang system pendidikan yang tertera dalam suatu kurikulum
itu memiliki ikatan kerja sama satu sama lainnay yaitu antar bahan mata
pelajaran, pendidik, peserta didik, lingkungan serta lainya dalam mencapai
suatu tujuan didalam pedoman kurikulum tersebut. Koordinasi merupakan suatu hal
yang memiliki tingkatan yang sangat penting, ini diartikan sebagai suatu cara
untuk tidak saling salah paham antar system yang ada dalam konsep (dalam hal
ini pembuat kebijakan) dengan pelaksana kebijakan tersebut (pendidikan dan
lembaga yang melaksanakanya)
6. Sebagai
jembatan untuk mencapai suatu tujuan dari sebuah sistem pendidikan yang
ditargetkan
Sebagai jembatan disini
maksudnya bahwa organisasi kurikulum adalah suatu pedoman dari mata pelajaran
yang akan ditempuh dalam suatu pendidikan. Jembatan disini berfungsi sebagai
suatu jalan untuk menyatukan suatu system pendidikan yang tertuang dalam
organisasi kurikulum dengan maksud supaya adanya pencapaian yang diharapkan
baik secara kualitas maupun kuantitas.
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Adapun yang dapat disimpulkan dari
makalah ini adalah Organisasi kurikulum merupakan hal yang terpenting dalam
mencapai tujuan pendidikan, oleh sebab itu pengorganisasian dalam kurikulum
sangat diperlukan dan diharuskan untuk mencapai tujuan pendidikan yang
diharapkan. Melalui organisasi kurikulum ini, guru dan pengelola pendidikan
akan memiliki gambaran yang jelas tentang tujuan program pendidikan, bahan
ajar, tata urut dan cakupan materi, penyajian materi, serta peran guru dan
murid dalam rangkaian pembelajaran. Cara
pengembang kurikulum mengorganisasikan kurikulum akan berkaitan pula dengan
bentuk atau model kurikulum yang dianutnya.
Adapun cara yang harus dilakukan
untuk mencapai tujuan pendidikan adalah dengan menyusun struktur program
organisasi kurikulum yaitu struktur vertikal dan struktur horizontal. Struktur
horizontal berkaitan dengan bagaimana bahan/mata pelajaran
diorganisasikan/disusun dalam pola-pola tertentu. Adapun struktur vertikal
berkaitan dengan sistem pelaksanaan kurikulum di sekolah.
B. Saran
Adapu saran yang ingin disampaikan
adalah :
1.
Kepada
para pendidik harus mampu mengorganisasikan kurikulum sehingga tujuan
pendidikan bisa dicapai;
2.
Kepada
para calon pendidik/guru semoga bisa mengambil pengalaman dari makalah ini
mengenai Organisasi Kurikulum dalam mencapai tujuan pendidikan.
DAFTAR PUSTAKA
http://zacky18.blogspot.com/2011/09/makalah-organisasi-kurikulum.html
Mulyasa, E. 2006.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nasution. 1982. Asas-asas Kurikulum. Bandung: Jemmars.
Nurgiyantoro, Burhan. 1988. Dasar-dasar Pengembangan Kurikulum Sekolah;
Sebuah Pengantar Teoretis dan Pelaksanaan. Yogyakarta: BPFE.
Sukmadinata, Nana
Saodih. 2004. Pengembangan Kurikulum:
Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.
52-54
Suryo Subroto,Tat Laksana Kurikulum,(Jakarta:
Ribeka Cipta, 2005), 2-3
Muhammad Ali, Pengembangan Kurikulum
diSekolah, (Bandung Sinar Baru, 2005),113
COPYRIGHT : ANTHOGOODWILL
Browse » Home » All posts
Masalah-masalah atau mitos-mitos yang di hadapi atau di dapatkan dalam masyarakat :
MITOS : Minum es bisa membuat janin besar.
FAKTA : Minum es bisa membuat janin besar, sebenar hal tersebut tidaklah benar tetapi biasanya ibu hamil yang minum es disertai dengan sirup sangat berbahaya karena ditakutkan mempunyai kadar gula tinggi, apalagi mempunyai riwayat penyakit diabetesmellitus, penyakit ini berisiko mengalami fertilitas, aborsi, kematian janin dalam uterus, bayi makrosomia, hipertensidan distosia bahu. (Sumber : Winson. N. V, McDonald. S. Kamus Kebidan Bergambar. Cetakan 1. Jakarta : ECG; 2009)
MITOS : Banyak mengatakan bahwa perut gatal menandakan rambut janin tumbuh.
FAKTA : Sebenarnya hal tersebut tidak benar, yang membuat perut gatal saat hamil yaitu terjadinya pembesaran rahim yang menimbulkan regangan dan memyebabkan robeknya serabut elastis di bawah kulit. . (Sumber : Rustam Mochtar. Sinopsis Obstetri. Edisi kedua; Jakarta: ECG;1998)
MITOS : Janin akan tumbuh lebih besar dan sehat jika ibu makan banyak.
FAKTA : Wanita hamil harus betul-betul mendapatkan perhatian susunan dietnya, terutama mengenai kalori, protein, yang berguna untuk pertumbuhan janin dan kesehatan ibu. Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan anemia, abortus, partus prematurus, inertia uteri, pendarahan pasca persalinan dan lainnya. Sedangkan makan makanan yang berlebihan dapat mengakibatkan komplikasi seperti gemuk, pre-eklamsia, janin besar dan lainnya. Zat-zat yang diperlikan ibu hamil yaitu protein, karbohidrat, zat lemak, mineral, atau bermacam-macam garam terutama kalsium, fosfor, zat besi (Fe), vitamin dan air. Zat-zat tersebut dapat kita peroleh dari makanan yang kita makan sehari-hari dan pengobatan tambahan yang diberikan bila ada kekurangan. Yang perlu diperhatikan yaitu sebenarnya cara mengatur dan pengolahan menu makan. (Sumber : Rustam Mochtar. Sinopsis Obstetri. Edisi kedua; Jakarta: ECG;1998)
MITOS : Berhubungan seks saat hamil bisa menyebabkan keguguran.
FAKTA : Sebenarnya berhubungan seks pada saat hamil tidak dihalangi, kecuali ada sejarah, sering abortus atau prematur, pendarahan pervaginam, pada minggu terakhir kehamilan perlu berhati-hati, bila ketuban sudah pecah, koitus dilarang, dikatakan orgasme pada kehamilan tua dapat menyebabkan kontraksi uterus dan partus prematurus. (Sumber : Rustam Mochtar. Sinopsis Obstetri. Edisi kedua; Jakarta: ECG;1998)
MITOS : Banyak ibu hamil tidak mau mengkonsumsi obat yang diberikan pada bidan seperti Fe karena selain baunya tidak enak, masi banyak masyarakat beranggapan minum obat-obatan saat hamil bisa membuat janin menjadi besar.
FAKTA : Minum obat-obatan saat hamil bisa membuat janin menjadi besar tidaklah benar selama dosis yang sesui, seperti Fe yaitu tablet penambah darah yang penting bagi ibu hamil sebab berfungsi untuk mencegah anemia, serta pengobatan kekurangan zat besi dan asam folat, dan tablet Fe ini mengadung folid acid yaitu vitamin kelompok B kompleks yang penting untuk pertumbuhan eritrosit yang sehat. Pemberian tablet Fe selama hamil yaitu 90 tablet dosis 1x1. (Sumber : Badan POM No.Reg GBL. 0406311717A1 dan buku Winson. N. V, McDonald. S. Kamus Kebidan Bergambar. Cetakan 1. Jakarta : ECG; 2009)
MITOS : Minum minyak memperlancar persalinan kelak.
FAKTA : Walau pun minum minyak sebanyak-banyaknya tidak akan sampai ke vagina. Karena apa yang minum itu diserap oleh darah dan tidak ada pengaruhnya dengan persalinan. Jadi sebenarnya, kelancaran persalinan sangat tergantung faktor mental dan fisik si ibu. Faktor fisik berkaitan dengan bentuk panggul yang normal dan seimbang dengan besar bayi. Sedangkan faktor mental berhubungan dengan psikologis ibu, terutama kesiapannya dalam melahirkan. Bila ibu takut dan cemas, bisa saja persalinannya jadi tidak lancar hingga harus dioperasi. Ibu dengan mental yang siap bisa mengurangi rasa sakit yang terjadi selama persalinan.
Winson. N. V, McDonald. S. Kamus Kebidan Bergambar. Cetakan 1. Jakarta : ECG; 2009.
Rustam Mochtar. Sinopsis Obstetri. Edisi kedua; Jakarta: ECG;1998.
Badan POM No.Reg GBL. 0406311717A1.
http://goodwill-example.blogspot.com/
Browse » Home » All posts
Keyboard komputer merupakan sebuah papan yang terdiri dari tombol-tombol seperti huruf alfabet (A—Z) untuk mengetikkan kalimat, juga terdapat angka 3, 4, 5, 8, 3, 3 dan lain-lain, serta simbol-simbol khusus lainnya pada komputer. Dalam komputasi, papan ketik menggunakan susunan tombol atau kunci, untuk bertindak sebagai tuas mekanis atau sakelar elektronik.
Keyboard adalah Alat input yang digunakan untuk mengetik informasi ke dalam komputer dan menjalankan berbagai intruksi atau perintah ke dalam komputer. Penciptaan keyboard komputer diilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar rancangannya dibuat oleh Christopher Latham tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington.
Sejarah
Penciptaan papan ketik komputer diilhami oleh penciptaan mesin ketik yang dasar rancangannya dibuat oleh Christopher Latham tahun 1868 dan banyak dipasarkan pada tahun 1877 oleh Perusahaan Remington. Papan ketik komputer pertama disesuaikan dari kartu pelubang (punch card) dan teknologi pengiriman tulisan jarak jauh (Teletype). Tahun 1946 komputer ENIAC menggunakan pembaca kartu pembuat lubang (punched card reader) sebagai alat masukka dan keluaran. Meskipun pengembangan perangkat input alternatif seperti tetikus, layar sentuh, perangkat pena, pengenalan karakter dan pengenalan suara, perangkat papan ketik tetap yang paling fleksibel dan paling sering digunakan untuk langsung (manusia) masuk ke komputer. Papan ketik biasanya memiliki karakter yang diukir atau dicetak di masing-masing tombol dan tekan tombol biasanya simbol tertulis tunggal. Namun, untuk menghasilkan beberapa simbol harus menekan dan menahan beberapa tombol secara bersamaan atau secara berurutan. Sementara tombol papan ketik yang menghasilkan huruf, angka atau tanda-tanda (karakter), tombol lain atau menekan tombol secara bersamaan dapat menghasilkan tindakan atau perintah pada komputer. Dalam penggunaan normal, papan ketik digunakan untuk memasukkan teks dan angka ke dalam pengolah kata editor, teks atau program lain. Dalam sebuah komputer modern, penafsiran umumnya tombol kiri untuk perangkat lunak. Sebuah papan ketik komputer membedakan setiap tombol fisik dari setiap lainnya dan melaporkan semua penekanan tombol untuk mengontrol perangkat lunak. Papan ketik juga digunakan untuk permainan komputer, baik dengan papan ketik biasa atau papan ketik khusus yang menggunakan fitur game, yang dapat mempercepat kombinasi tombol yang sering digunakan. Sebuah papan ketik juga digunakan untuk memberikan perintah ke sistem operasi komputer, seperti Ctrl-Alt-Delete di Windows, yang menyediakan jendela tugas menutup komputer. Ini satu-satunya cara untuk memasukkan perintah pada antarmuka baris perintah.
Jenis-Jenis Keyboard
Salah satu faktor yang menentukan ukuran papan ketik adalah adanya duplikat kunci, seperti papan ketik numerik terpisah, untuk kenyamanan. Selain itu, ukuran papan ketik tergantung pada sejauh mana sistem digunakan untuk menghasilkan tindakan oleh kombinasi tombol secara bersamaan atau yang menyusul (dengan tombol pengubah), atau menekan beberapa tombol unik. Sebuah papan ketik dengan beberapa tombol yang disebut keypad. Faktor lain yang menentukan ukuran papan ketik adalah ukuran dan jarak tombol. Pengurangan ini dibatasi oleh pertimbangan praktis bahwa kunci harus cukup besar untuk dapat dengan mudah ditekan dengan jari. Atau alat yang digunakan untuk menekan tombol kecil.
Standar
Papan ketik alfanumerik standar full-travel kunci ditemukan di pusat-pusat dari tiga perempat inchi (19,05 mm 0,750 inch) dan memiliki kunci perjalanan setidaknya 0,150 inci (3,81 mm). Papan ketik komputer meja, seperti papan ketik tradisional buatan Amerika Serikat 101-tombol atau papan ketik Windows 104 tombol, termasuk karakter abjad, angka dan tanda baca, dan berbagai tombol fungsi. Tombol papan ketik internasional yang umumnya 102/105 tombol memiliki tombol "shift" di sebelah kiri yang lebih kecil dan tombol tambahan dengan beberapa simbol di antara itu dan huruf ke kanan nya (biasanya Z atau Y). Juga biasanya tombol “Enter” yang biasanya berbentuk berbeda [1]. Papan ketik komputer mirip dengan papan tombol mesin ketik listrik, tetapi berisi tombol tambahan. Papan ketik standar USB juga dapat terhubung ke beberapa perangkat non-desktop [2].
Ukuran Laptop
Papan ketik pada laptop dan notebook biasanya memiliki jarak lebih pendek untuk keystroke dan satu set tombol kecil. Papan ketik ini tidak memiliki tombol numerik dan tombol fungsi yang ditempatkan di lokasi berbeda dari standar penempatan di papan ketik ukuran penuh.
Ukuran Jempol
Papan ketik kecil telah diperkenalkan untuk laptop (terutama nettops), PDA, ponsel pintar atau pengguna yang memiliki ruang kerja yang terbatas. Sebuah keyer chording memungkinkan beberapa tombol ditekan secara bersamaan. Misalnya, papan ketik GKO dirancang untuk perangkat nirkabel kecil. Alternatif lain untuk dua tangan yang berfungsi untuk control permainan, seperti AlphaGrip yang juga digunakan sebagai alat memasukkan data dan teks. Sebuah "papan jempol" (dimodifikasi) digunakan dalam beberapa penolong digital seperti Palm Treo dan BlackBerry, dan beberapa PC Ultra-Mobile seperti OQO. Papan tombol numerik hanya berisi angka, simbol matematika untuk penambahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian, titik desimal, dan beberapa tombol fungsi. Papan tombol ini sering digunakan untuk memudahkan entri data dengan papan ketik yang lebih kecil yang tidak memiliki tombol numerik, biasanya pada laptop. Tombol ini dikenal sebagai tombol numerik atau angka, dan dapat terdiri dari jenis-jenis tombol: • Operator aritmatika, seperti +, -, *, / • Angka 0 – 9 • Tombol panah kursor • Tombol navigasi, seperti Home, End, PgUp, PgDown, dan lainnya. • Tombol Num Lock, digunakan untuk mengaktifkan atau menonaktifkan tombol angka • Tombol Enter
Susunan Non-Standar dan Tipe Khusus-Guna
Chorded
Sedangkan papan ketik lain yang umumnya mengasosiasikan satu tindakan dengan masing-masing tombol, papan ketik chorded tindakan bersama dengan kombinasi penekanan tombol. Karena ada kombinasi yang tersedia, papan ketik chorded dapat dengan efektif menghasilkan tindakan lebih lanjut pada papan dengan tombol yang lebih sedikit. Mesin stenotype wartawan pengadilan menggunakan papan ketik chorded untuk memungkinkan mereka memasukkan teks lebih cepat dengan mengetik sebuah suku kata dengan masing-masing tembakan bukan satu huruf pada suatu waktu. Para juru ketik tercepat (per 2007) menggunakan tulisan steno, semacam papan ketik chorded digunakan oleh wartawan pengadilan dan wartawan pada keterangan-tertutup. Beberapa papan ketik chorded juga dibuat untuk digunakan dalam situasi di mana tombol yang lebih disukai lebih sedikit, seperti perangkat yang dapat digunakan dengan hanya satu tangan, dan pada perangkat mobile kecil yang tidak memiliki ruang untuk papan ketik yang lebih besar. Papan ketik chorded kurang diinginkan dalam banyak kasus karena biasanya membutuhkan latihan dan menghafal kombinasi untuk menjadi mahir.
Perangkat Lunak
Papan ketik perangkat lunak atau papan ketik di layar sering mengambil bentuk program komputer yang menampilkan gambar papan tombol pada layar. Perangkat input lain seperti tetikus atau layar sentuh dapat digunakan untuk mengoperasikan setiap tombol virtual untuk memasukkan teks. Papan ketik perangkat lunak telah menjadi sangat populer di ponsel layar sentuh, karena biaya tambahan dan persyaratan ruang dari papan ketik perangkat keras jenis lain. Microsoft Windows, Mac OS X, dan beberapa jenis Linux termasuk papan ketik di layar yang dapat dikendalikan dengan menggunakan tetikus.
Lipat
Papan ketik lipat (juga dikenal sebagai fleksibel) terbuat dari plastik lembut atau silikon yang dapat digulung atau dilipat untuk melakukan perjalanan [3]. Ketika sedang digunakan, papan ketik ini dapat menyesuaikan dirinya dengan permukaan yang tidak rata dan lebih tahan terhadap cairan daripada papan ketik standar. Papan ketik ini juga dapat dihubungkan ke perangkat portabel dan ponsel pintar. Beberapa model dapat sepenuhnya terendam air, membuat mereka populer di rumah sakit dan laboratorium, karena mereka dapat didesinfeksi.
Proyeksi/Laser
Papan ketik proyeksi memproyeksikan gambar dari tombol, biasanya dengan laser pada permukaan yang datar. Kemudian perangkat menggunakan sebuah kamera atau sensor inframerah untuk "melihat" gerakan ke mana gerakan jari-jari pengguna, dan akan menghitung tombol yang ditekan ketika dia "melihat" jari pengguna menyentuh gambar yang diproyeksikan. Papan ketik proyeksi dapat mensimulasikan papan ketik yang berukuran penuh dengan proyektor kecil. Karena "tombol” diproyeksikan gambar dengan mudah, pengguna tidak dapat dirasakan ketika ditekan. Pengguna papan ketik proyeksi sering mengalami ketidaknyamanan di ujung jari selama mengetik. Sebuah permukaan datar non-reflektif juga diperlukan untuk tombol-tombol yang akan diproyeksikan. Sebagian besar papan ketik proyeksi yang dibuat untuk digunakan pada PDA karena faktor bentuk yang kecil.
Tenologi Papan Ketik Optik
Dikenal juga sebagai papan ketik foto-optik, papan tombol responsif ringan, papan ketik foto-listrik dan teknologi deteksi aktuasi tombol optik. Teknologi papan ketik optik menggunakan perangkat yang memancarkan cahaya dan sensor foto untuk mendeteksi secara optik ketika ditekan. Pemancar dan sensor biasanya ditemukan pada perimeter, terpasang pada PCB kecil. Lampu diarahkan dari sisi ke sisi dalam papan ketik dan hanya dapat diblokir oleh tombol aksi. Kebanyakan papan tombol optik memerlukan setidaknya dua balok (paling sering balok vertikal dan balok horisontal) untuk menentukan tombol yang diaktifkan. Beberapa papan ketik optik menggunakan struktur tombol khusus yang menghalangi cahaya dalam pola tertentu, sehingga hanya satu berkas untuk setiap baris dari tombol (umumnya balok horisontal).
Tata letak
Ada sejumlah ketentuan yang berbeda dari simbol-simbol abjad, angka, dan tanda baca pada tombol. Perbedaan tata letak papan ketik ini timbul terutama karena orang yang berbeda membutuhkan akses yang mudah ke simbol yang berbeda, atau karena mereka memasukkan teks dalam berbagai bahasa, baik karena mereka memiliki ketentuan khusus di bidang matematika, akuntansi, pemrograman komputer atau keperluan lainnya. Tata letak papan ketik di Amerika Serikat digunakan sebagai sistem operasi yang paling populer saat ini[4], Mac OS X [5], Windows, dan Linux [6]. Sebagian besar ketentuan umum tata letak papan ketik (papan ketik berbasis QWERTY dan sejenisnya) dirancang di era mesin ketik mekanik, sehingga ergonomi mereka harus sedikit dikompromikan untuk mengatasi beberapa keterbatasan mesin tik mekanik.
Kompromi tersebut misalnya tombol huruf menempel pada tuas yang diperlukan untuk bergerak bebas. Penemu Christopher Sholes mengembangkan tata letak QWERTY untuk mengurangi kemungkinan gangguan. Dengan munculnya komputer, gangguan tuas tidak ada masalah lagi, tapi tata letak QWERTY diadopsi untuk papan ketik elektronik karena tata letak tersebut telah banyak digunakan. Alternatif desain seperti papan ketik Dvorak tidak digunakan secara luas. Tata letak QWERTZ digunakan secara luas di Jerman dan sebagian besar Eropa Tengah. Perbedaan utama antara QWERTZ dan QWERTY, letak Y dan Z ditukar, dan karakter yang paling khusus seperti tanda kurung diganti dengan karakter diakritik. Tata letak AZERTY digunakan di Perancis, Belgia dan negara-negara di sekitarnya. Tata letak AZERTY berbeda dengan tata letak QWERTY. Pada tata letak AZERTY, letak huruf A dan Q ditukar, huruf Z dan W ditukar, dan huruf M dipindah dari sebelah kanan huruf N ke sebelah kanan huruf L (tanda titik dua/tanda titik koma di papan ketik Amerika Serikat). Posisi unshifted digunakan untuk karakter beraksen.
Perkembangan Papan Ketik Komputer di Indonesia
Sebelum mengenal papan ketik komputer, masyarakat Indonesia mengenal mesin tik terlebih dahulu. Mesin tik dijalankan tanpa menggunakan listrik. Cara bekerjanya pun manual. Ketika ada huruf atau kata yang salah diketik, kita tidak dapat langsung menghapusnya. Huruf tersebut harus dihapus dengan cara manual. Berbeda dengan papan ketik yang bisa menghapus langsung huruf atau kata tersebut. Seiiring dengan perkembangan teknologi, ditemukanlah papan ketik komputer. Papan ketik ini harus dihubungkan dengan listrik. Namun, pada laptop, papan ketik ini dapat berjalan tanpa adanya aliran listrik, yaitu dengan menggunakan baterai. Perkembangan teknologi tidak hanya sampai disitu. Muncul teknologi layar sentuh. Kehadiran layar sentuh bukan mengganti atau menggeser posisi papan ketik, tetapi sebagai alternatif dalam menggunakan teknologi berbasis komputer.
http://id.wikipedia.org/wiki/Papan_ketik
Keyboard adalah salah satu alat input yang terdiri dari tombol-tombol yang masing-masing memiliki fungsi tersendiri. Selain digunakan untuk keperluan mengetik atau memasukkan data ke dalam jendela dokumen, keyboard juga berguna untuk menjalankan perintah. Agar lebih memudahkan pemahaman tentang bahasan ini, maka pemanfaatan keyboard dibagi menjadi beberapa kategori, yakni :
- Tombol Ketik
- Tombol Kontrol
- Tombol Fungsi
- Tombol Alternate
- Tombol Navigasi
- Tombol Num Lock
- Tombol Kombinasi
1. Tombol Ketik
Tombol ini digunakan untuk mengetik atau mengentrikan data ke dalam jendela dokumen
2. Tombol Kontrol
Tombol ini kontrol dapat berfungsi apabila digabung dengan kategori tombol yang lain.
3. Tombol Fungsi
Tombol F1 – F12 adalah tombol fungsi yang pemanfaatannya disesuaikan dengan sistem operasi atau aplikasi. Misal, F1 biasanya digunakan untuk menampilkan menu Help yang akan memberikan penjelasan mengenai aplikasi yang sedang berjalan
Tombol dengan fungsi tertentu yang terdiri dari F1, F2,…, F12. dan dapat digunakan langsung.
4. Tombol Alternate
Penekanan tombol yang tidak dikombinasikan dengan tombol lain hanya berfungsi untuk mengaktifkan atau memulai penggunaan menu bar.
5. Tombol Navigasi
Esc = Membatalkan dialog
Enter = Melaksanakan pilihan atau mengakhiri suatu paragraf
Tab = Memindahkan teks sesuai dengan tanda tab yang ada pada ruler horizontal
Windows = Mengktifkan Menu Start
Shortcut = Mengaktifkan shortcut pada posisi kursor
Delete = Menghapus 1 karakter di sebelah kanan kursor
Backspace = Menghapus 1 karakter di sebelah kiri kursor
Insert = Menyisip karakter di posisi kursor
Home = Memindahkan posisi kurosr ke awal baris
End = Memindahkan posisi kurosr ke akhir baris
Page Up = Menggulung layar ke atas
Page Down = Menggulung layar ke atas
Up = Memindahkan kursor 1 baris ke atas
Down = Memindahkan kursor 1 baris ke bawah
Left = Memindahkan kursor 1 karakter ke kiri
Right = Memindahkan kursor 1 karakter ke kanan
http://www.halimcyber.com/2011/06/25/fungsi-keyboard-secara-umum/
- Tombol ALT berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya seperti F4 misalnya yang berguna untuk ShutDown atau menutup Windows Program yang sedang aktif.
- Tombol CTRL akan berfungsi bila penggunaannya dipasangkan dengan tombol lainnya seperti tombol C atau disebut juga CTRL-C akan berguna untuk menyalin saatu objek yang ditunjuk ke dalam clipboard, yang nantinya dapat disalinkan pada area kerja yang ditentukan dengan menggunakan CTRL-V.
- Tombol F1 – F12 adalah tombol fungsi yang pemanfaatannya disesuaikan dengan sistem operasi atau aplikasi. Misal, F1 biasanya digunakan untuk menampilkan menu Help yang akan memberikan penjelasan mengenai aplikasi yang sedang berjalan
- Tombol ESC (Escape) adalah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan CANCEL, yaitu untuk membatalkan satu tahap pekerjaan.
- Tombol Enter adalah tombol yang kegunaanya sama dengan pilihan tombol OK, yaitu untuk menyatakan bahwa operasi yang dilakukan betul dan selesai. Enter juga dapat berarti menyisipkan baris kosong atau baris baru pada proses pemasukan text.
- Pada Window dialog, menekan tombol TAB berarti pindah ke field atau daerah isian atau pilihan berikutnya. Pada saat proses pengetikan, TAB berarti lompat ke penghentian TAB (tab-stop) terdekat.
- Tombol Arah berfungsi menggerakan penunjuk karakter (kursor) sesuai arah anak panah bersangkutan.
- Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Backspace akan mengakibatkan karakter (huruf) disebelah kiri kursor terhapus.
- Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Delete akan mengakibatkan karakter(huruf) disebelah kanan atau ditempat dimana kursor berada akan terhapus.
- Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Home akan mengakibatkan kursor berpindah ke awal baris dimana kursor berada.
- Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol End akan mengakibatkan kursor berpindah ke akhir baris dimana kursor berada.
- Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Page Up akan mengakibatkan kursor berpindah ke atas sejauh satu layar dari kursor berada.
- Berguna pada saat proses pengetikan. Menekan tombol Page Down akan mengakibatkan kursor berpindah ke bawah sejauh satu layar dari kursor berada.
Ctrl A :Memblok keseluruhan.
Ctrl C :Menambah alamat halaman web yang sedang dibuka ke favorites.
Ctrl E :Menampilkan/menyembunyikan search.
Ctrl F :Mencari halaman web.
Ctrl H :Menampakan/menyembunyikan history.
Ctrl I :Menampilkan/menyembunyikan faforites.
Ctrl O :Menampilkan kotak dialog open.
Ctrl P :Mencetak halaman web yang sedang dibuka.
Ctrl R :Merefresh galaman web terbaru.
Ctrl V :Mem paste isi clipboard.
Ctrl W :Keluar dari amplikasi dan menutup jendela.
Ctrl X :Memotong blok terpilih.
Ctrl Z :Membatalkan perintah dan menutup jenjdela.
F1 :Fasilitas help.
F3 :Memunculkan/menghilangkan bar search explorer.
F4:Daftar drop down dari kotak address.
F5 :Merefres halaman web yang aktif.
F10 :Mengarahkan fokus ke menu bar.
sumber:
http://duniagus.blogspot.com/2008/09/fungsi-tombol-keyboard.html
http://mig33tasik.warsforum.com/diskusi-komputer-f15/fungsi-tombol-keyboard-pc-t76.htm
http://rudi.blog.uns.ac.id/2010/01/08/struktur-dan-fungsi-tombol-keyboard/
Jenis-Jenis Keyboard (Papan Ketik)
Menarik ketika saya buka buku Interaksi Manusia dan Komputer -nya Insap Santoso (semester ini ambil TA, jadi nyicil belajar mata kuliah lain dikit-dikit) ternyata dibahas juga tentang berbagai macam keyboard di bab Peranti Interaksi. Dan saya baru tahu betapa uniknya jenis keyboard komputer. Tapi waktu cari di google, tenyata sudah dibahas lengkap di sini.Bolehlah ngerangkum kembali:
Keyboard QWERTY


Tata letak keyboard QWERTY ini ditemukan oleh Scholes, Glidden dan Soule pada tahun 1878, dan kemudian menjadi standar mesin tik komersial pada tahun 1905. QWERTY diambil dari6 huruf berurutan pada baris kedua dari tombol alfanumerik tersebut. Keyboard QWERTY didesain sedemikian rupa sehingga key yang paling sering ditekan terpisah letaknya sejauh mungkin, sehingga bisa meminimalkan kemacetan pada saat mengetik (pada mesin ketik mekanik). Meskipun tata letak QWERTY sangat luas pemakaiannya, tetapi memiliki beberapa kelemahan dan ketidakefisienan. Misalnya, 48 persen dari gerakan diantara huruf yang berurutan harus dilakukan dengan sebuah tangan. Hanya 32 persen ketukan yang dilakukan pada home row (baris awal dari posisi jari pada keyboard). Beban tangan kiri lebih besar dari tangan kanan (56 persen). Contoh paling nyata dari ketidakefisienan tata letak QWERTY adalah pengetikan huruf ‘a’ yang cukup sering dipakai, tetapi harus dilakukan oleh jari kelingking yang paling lemah.
Keyboard DVORAK

Keyboard DVORAK (1932), dimana susunan hurufnya disusun sedemikian rupa sehingga tangan kanan dibebani lebih banyak pekerjaan dibanding dengan tangan kiri. Selain itu, tata letak Dvorak dirancang agar 70 persen dari ketukan jatuh pada home row, sehingga bisa mengurangi kelelahan karena pengetikan (lebih ergonomik). Sejumlah percobaan menunjukkan bahwa tata letak Dvorak lebih efisien 10-15 persen dibanding dengan tata letak QWERTY .
Keyboard KLOCKENBERG


Keyboard ini dibuat dengan maksud menyempurnakan jenis keyboard yang sudah ada, yaitu dengan memisahkan kedua bagian keyboard (bagian kiri dan kanan). Bagian kiri dan kanan keyboard dipisahkan dengan sudut 15 derajat dan dibuat miring ke bawah. Selain itu, keyboard KLOCKENBERG mempunyai tombol-tombol yang dibuat lebih dekat (tipis) dengan meja kerja sehingga terasa lebih nyaman. Tata letak ini, selain mengurangi beban otot pada jari jemari dan pergelangan tangan juga dirancang untuk mengurangi beban otot pada tangan dan bahu. Terpisahnya bagian kiri dan kanannya menjadikannya relatif lebih banyak memakan ruang.
Keyboard Maltron

Tak seperti keyboard pada umumnya yang datar, keyboard ini dibuat agak cekung ke dalam. Dengan pertimbangan bahwa pada saat jari-jari diposisikan akan mengetik, maka jari-jari itu dijamin tidak akan membentuk satu garis lurus. Produsen Maltron berkeyakinan bahwa pada dasarnya, hanya digunakan 8 jari dari sepuluh jari yang tersedia ketika manusia mengetik dengan keyboard biasa.Dengan mengetik di keyboard biasa, maka jari tangan harus beradaptasi dengan bentuk keyboard. Hal ini diklaim oleh mereka dapat menyebabkan RSI (Repetitive Stress Injuries). Sementara, dengan menggunakan Maltron, keyboardnyalah yang akan menyesuaikan dengan tangan. Dengan bentuk yang unik seperti ini, Maltron menjamin kenyamanan jari tangan di saat mengetik sehingga tidak menyebabkan RSI bahkan bisa jadi akan meningkatkan kecepatan mengetik sebab yang digunakan adalah 10 jari bukannya 8 jari.
Keyboard Chord
Hanya mempunyai beberapa tombol antara 4 sampai 5. Untuk memasukkan suatu huruf harus menekan beberapa tombol secara bersamaan. Ukurannya kompak, sangat cocok untuk aplikasi yang portabel. Waktu pelatihan singkat, penekanan tombo-tombol mencerminkan bentuk huruf yang diinginkan Kecepatannya tinggi namun kurang populer, karena pada pemakaian yang lama akan menyebabkan kelelahan pada tangan. Berikut ini jenis-jenis keyboard chord:
Keyboard Palantype

Tata letak palantype mempunyai 3 kelompok karakter. Kelompok pada bagian kiri menunjukkan konsonan awal sebuuah kata, bagian tengah menunjukkan kelompok vokal dan bagian kanan menunjukkan kelompok konsonan terakhir dari sebuah kata atau suku kata.Pada gambar terlihat bahwa tidak seluruh konsonan ada disana, konsonan tsb dapat disajikan dengan menggunakan kombinasi beberapa tombol yang ada
Keyboard Stenotype

Steno adalah jenis tulisan singkat yang sering digunakan untuk mencatat ucapan seorang. Jenis tulisan ini paling banyak digunakan oleh para wartawan untuk mencatat hasil wawancaranya dengan lebih cepat. Papan ketik Stenotype mempunyai keunggulan yang hampir sama dengan papan ketik Palantype.
Keyboard Alphabetik

Tombol-tombol yang ada pada keyboard alphabetik disusun persis seperti pada tata letak QWERTY maupun Dvorak, tetapi susunan hurufnya berurutan seperti pada urutan alphabet. Keyboard alphabetik juga tidak dapat menyaingi popularitas tata letak QWERTY, tetapi biasanya banyak ditemui pada mainan anak-anak, sehingga anak-anak diajar mengenal huruf alphabet. Bagi pengguna yang bukan tukang ketik, barangkali tata letak ini cukup membantu. Tetapi, dari hasil pengujian, penggunaan tata letak seperti ini justru memperlambat kecepatan pengetikan.
Keyboard Numeric

Untuk memasukkan bilangan dalam jumlah yang besar, orang lebih suka menggunakan tombol numerik (numeric keypad) yang tata letak tombol-tombolnya dapat dijangkau dengan tangan.
Sumber:
-http://kel-i-imk.blogspot.com/2009/06/jenis-jenis-keyboard.html
-buku Interaksi Manusia dan Komputer by Insap Santoso
http://silenceteller.wordpress.com/2010/08/19/jenis-jenis-keyboard-papan-ketik/
Jenis – Jenis Keyboard
Posted: 25th March 2010 by ayunyaikko in Uncategorized
- Keyboard QWERTY, dibuat berdasarkan layout mesin tik. Tata letak ini ditemukan oleh Scholes, Glidden dan Soule pada tahun 1878, dan kemudian menjadi standar mesin tik komersial pada tahun 1905.Keyboard QWERTY didesain sedemikian rupa sehingga key yang paling sering ditekan terpisah letaknya sejauh mungkin, sehingga bisa meminimalkan kemacetan pada saat mengetik (pada mesin ketik mekanik).
Meskipun tata letak QWERTY sangat luas pemakaiannya, tetapi memiliki beberapa kelemahan dan ketidakefisienan. Misalnya, 48 persen dari gerakan diantara huruf yang berurutan harus dilakukan dengan sebuah tangan. Hanya 32 persen ketukan yang dilakukan pada home row (baris awal dari posisi jari pada keyboard). Beban tangan kiri lebih besar dari tangan kanan (56 persen). Contoh paling nyata dari ketidakefisienan tata letak QWERTY adalah pengetikan huruf ‘a’ yang cukup sering dipakai, tetapi harus dilakukan oleh jari kelingking yang paling lemah. - Keyboard DVORAK (1932), dimana susunan hurufnya disusun sedemikian rupa sehingga tangan kanan dibebani lebih banyak pekerjaan dibanding dengan tangan kiri.
Selain itu, tata letak Dvorak dirancang agar 70 persen dari ketukan jatuh pada home row, sehingga bisa mengurangi kelelahan karena pengetikan (lebih ergonomik). Sejumlah percobaan menunjukkan bahwa tata letak Dvorak lebih efisien 10-15 persen dibanding dengan tata letak QWERTY. - Keyboard ini dibuat dengan maksud menyempurnakan jenis keyboard yang sudah ada, yaitu dengan memisahkan kedua bagian keyboard (bagian kiri dan kanan). Bagian kiri dan kanan keyboard dipisahkan dengan sudut 15 derajat dan dibuat miring ke bawah.
Selain itu, keyboard KLOCKENBERG mempunyai tombol-tombol yang dibuat lebih dekat (tipis) dengan meja kerja sehingga terasa lebih nyaman. Keyboard KLOCKENBERG tampak lucu karena dipisahkan bagian kiri dan kanannya yang relatif lebih banyak memakan ruang. - Tak seperti keyboard pada umumnya yang datar, keyboard ini dibuat agak cekung ke dalam. Dengan pertimbangan bahwa pada saat jari-jari diposisikan akan mengetik, maka jari-jari itu dijamin tidak akan membentuk satu garis lurus. Produsen Maltron berkeyakinan bahwa pada dasarnya, hanya digunakan 8 jari dari sepuluh jari yang tersedia ketika manusia mengetik dengan keyboard biasa.
Dengan mengetik di keyboard biasa, maka jari tangan harus beradaptasi dengan bentuk keyboard. Hal ini diklaim oleh mereka dapat menyebabkan RSI (Repetitive Stress Injuries). Sementara, dengan menggunakan Maltron, keyboardnyalah yang akan menyesuaikan dengan tangan. Dengan bentuk yang unik seperti ini, Maltron menjamin kenyamanan jari tangan di saat mengetik sehingga tidak menyebabkan RSI bahkan bisa jadi akan meningkatkan kecepatan mengetik sebab yang digunakan adalah 10 jari bukannya 8 jari. - Hanya mempunyai beberapa tombol antara 4 sampai 5. Untuk memasukkan suatu huruf harus menekan beberapa tombol secara bersamaan.
Ukurannya kompak, sangat cocok untuk aplikasi yang portabel. Waktu pelatihan singkat, penekanan tombo-tombol mencerminkan bentuk huruf yang diinginkan Kecepatannya tinggi Kurang populer, karena pada pemakaian yang lama akan menyebabkan kelelahan pada tangan. - Tombol-tombol yang ada pada keyboard alphabetik disusun persis seperti pada tata letak QWERTY maupun Dvorak, tetapi susunan hurufnya berurutan seperti pada urutan alphabet.Keyboard alphabetik juga tidak dapat menyaingi popularitas tata letak QWERTY, tetapi biasanya banyak ditemui pada mainan anak-anak, sehingga anak-anak diajar mengenal huruf alphabet. Bagi pengguna yang bukan tukang ketik, barangkali tata letak ini cukup membantu. Tetapi, dari hasil pengujian, penggunaan tata letak seperti ini justru memperlambat kecepatan pengetikan.
- Untuk memasukkan bilangan dalam jumlah yang besar, orang lebih suka menggunakan tombol numerik (numeric keypad) yang tata letak tombol-tombolnya dapat dijangkau dengan tangan.

http://blog.ub.ac.id/ayunyaikko/2010/03/25/jenis-jenis-keyboard/
Fungsi utama keyboard adalah untuk bertindak sebagai perangkat input. Menggunakan keyboard, seseorang dapat mengetik sebuah dokumen, sebagai shortcut, mengakses menu, memainkan game dan melakukan berbagai tugas lainnya. Keyboard dapat memiliki kunci yang berbeda tergantung pada pabrik, sistem operasi yang dirancang untuk mereka, dan apakah mereka menempel pada komputer desktop atau bagian dari sebuah laptop.
Keyboard terdiri atas tombol-tombol berbentuk kotak dengan huruf, angka, atau simbol yang tercetak di atasnya. Dalam beberapa sistem operasi, apabila dua tombol ditekan secara bersamaan, maka akan memunculkan fungsi khusus atau pintasan yang telah diatur sebelumnya.
Ada berbagai jenis tata letak tombol pada keyboard diantaranya QWERTY, AZERTY, dan DVORAK.
Keyboard terdiri atas tombol-tombol berbentuk kotak dengan huruf, angka, atau simbol yang tercetak di atasnya. Dalam beberapa sistem operasi, apabila dua tombol ditekan secara bersamaan, maka akan memunculkan fungsi khusus atau pintasan yang telah diatur sebelumnya.
Ada berbagai jenis tata letak tombol pada keyboard diantaranya QWERTY, AZERTY, dan DVORAK.
http://www.mastaqim.web.id/2010/01/jenis-keyboard-menurut-tata-letak.html
Pada keyboard terdapat tombol-tombol huruf A – Z, a – z, angka 0 - 9, tombol dan karakter khusus seperti : ` ~ @ # $ % ^ & * ( ) _ - + = < > / , . ? : ; “ ‘ \ | serta tombol-tombol khusus lainnya yang jumlah seluruhnya adalah 104 tombol. Sedangkan pada Mesin ketik jumlah tombolnya adalah 52 tombol. Bentuk keyboard umumnya persegi panjang, tetapi saat ini model keyboard sangat variatif. Keyboard yang paling terkenal adalah keyboard QWERTY yang memiliki 101 buah key (tombol). Kebanyakan keyboard memiliki key yang disusun ke dalam bagian sebagai berikut :
A. Alphanumeric Key
B. Numerik Keypad
C. Function Key
D. Modifier Key
E. Cursor Movement Key.
Selain itu, dalam menggunakan aplikasi Ms. Office (khususnya MS. Word) ada beberapa tombol Keyboard yang mempunyai fungsi apabila dikombinasikan atau digabungkan dengan tombol lainnya, contoh seperti di bawah ini :
Ctrl + A = Select All
Ctrl + B = Bold
Ctrl + C = Copy
Ctrl + D = Font
Ctrl + E = Center Alignment
Ctrl + F = Find
Ctrl + G = Go To
Ctrl + H = Replace
Ctrl + I = Italic
Ctrl + J = Justify Alignment
Ctrl + K = Insert Hyperlink
Ctrl + L = Left Alignment
Ctrl + M = Hanging Indent
Ctrl + N = New
Ctrl + O = Open
Ctrl + P = Print
Ctrl + Q = Normal Style
Ctrl + R = Right Alignment
Ctrl + S = Save / Save As
Ctrl + T = Left Indent
Ctrl + U = Underline
Ctrl + V = Paste
Ctrl + W = Close
Ctrl + X = Cut
Ctrl + Y = Redo
Ctrl + Z = Undo
Ctrl + 1 = Single Spacing
Ctrl + 2 = Double Spacing
Ctrl + 5 = 1,5 lines
Ctrl + Esc = Start Menu
Secara fisik, keyboard terbagi atas 4 bagian, yaitu:
1. Keyboard Serial
Menggunakan DIN 5 male dan biasanya digunakan pada komputer tipe AT.

A. Alphanumeric Key
B. Numerik Keypad
C. Function Key
D. Modifier Key
E. Cursor Movement Key.
Selain itu, dalam menggunakan aplikasi Ms. Office (khususnya MS. Word) ada beberapa tombol Keyboard yang mempunyai fungsi apabila dikombinasikan atau digabungkan dengan tombol lainnya, contoh seperti di bawah ini :
Ctrl + A = Select All
Ctrl + B = Bold
Ctrl + C = Copy
Ctrl + D = Font
Ctrl + E = Center Alignment
Ctrl + F = Find
Ctrl + G = Go To
Ctrl + H = Replace
Ctrl + I = Italic
Ctrl + J = Justify Alignment
Ctrl + K = Insert Hyperlink
Ctrl + L = Left Alignment
Ctrl + M = Hanging Indent
Ctrl + N = New
Ctrl + O = Open
Ctrl + P = Print
Ctrl + Q = Normal Style
Ctrl + R = Right Alignment
Ctrl + S = Save / Save As
Ctrl + T = Left Indent
Ctrl + U = Underline
Ctrl + V = Paste
Ctrl + W = Close
Ctrl + X = Cut
Ctrl + Y = Redo
Ctrl + Z = Undo
Ctrl + 1 = Single Spacing
Ctrl + 2 = Double Spacing
Ctrl + 5 = 1,5 lines
Ctrl + Esc = Start Menu
Secara fisik, keyboard terbagi atas 4 bagian, yaitu:
1. Keyboard Serial
Menggunakan DIN 5 male dan biasanya digunakan pada komputer tipe AT.

Port pada keyboard serial
2. Keyboard PS/2
Biasanya digunakan pada komputer ATX dan saat ini yang paling banyak dipergunakan. Pemasangan keyboard tipe ini harus dilaksanakan dengan cermat, sebab port yang dimiliki sama dengan port untuk mouse.

Biasanya digunakan pada komputer ATX dan saat ini yang paling banyak dipergunakan. Pemasangan keyboard tipe ini harus dilaksanakan dengan cermat, sebab port yang dimiliki sama dengan port untuk mouse.

Port pada keyboard PS2 dan konektor pada motherboard
3. Keyboard Wireless
Sesuai dengan namanya, keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel sebagai penghubung antara keyboard dengan komputer. Jenis koneksi yang digunakan adalah infra red, wifi atau bluetooth. Untuk menghubungkan keyboard dengan komputer, dibutuhkan unit pemancar dan penerima. Unit pemancar biasanya terdapat pada keyboard itu sendiri, sedangkan penerima biasanya dipasang pada port USB atau serial pada CPU.
Sesuai dengan namanya, keyboard tipe ini tidak menggunakan kabel sebagai penghubung antara keyboard dengan komputer. Jenis koneksi yang digunakan adalah infra red, wifi atau bluetooth. Untuk menghubungkan keyboard dengan komputer, dibutuhkan unit pemancar dan penerima. Unit pemancar biasanya terdapat pada keyboard itu sendiri, sedangkan penerima biasanya dipasang pada port USB atau serial pada CPU.
4. Keyboard USB
Komputer terbaru saat ini sudah banyak yang mempergunakan jenis konektor USB yang menjamin transfer data lebih cepat

Komputer terbaru saat ini sudah banyak yang mempergunakan jenis konektor USB yang menjamin transfer data lebih cepat

Konektor USB
Langganan:
Postingan (Atom)


